Anambas Samudera Kepri

Meski Dilarang Mudik Pelabuhan Tarempa Dipadati Penumpang Tujuan Tanjungpinang

Meski Dilarang Mudik Pelabuhan Tarempa Dipadati Penumpang Tujuan Tanjungpinang

Anambas, SK.co.id Arus mudik menjelang Hari Raya Idul Fitri Tahun 2021 sempat menjadi atensi pemerintah baik Kabupaten, Kota hingga Provinsi Kepulauan Riau yang juga telah mengeluarkan larangan mudik, namun penerapan dilapangan tampak masih banyak masyarakat yang hendak melakukan perjalanan keluar Daerah dalam Provinsi.

Seperti dipelabuhan Tarempa, banyak penumpang kapal yang menunggu keberangkatan menuju Kota Tanjungpinang yang terlihat molor disebabkan administrasi keberangkatan yang disinyalir kurangnya sosialaisasi kepada masyarakat.

Penundaan keberangkatan kapal ini disebabkan penumpang yang harus melakukan swab antigen terlebih dahulu, sementara para penumpang telah membuat surat rapid test di klinik.

Salah seorang penumpang yang enggan disebutkan namanya mengatakan pihak agen pembelian tiket tidak menerangkan jenis pemeriksaan Covid-19 yang harus dibawa, membuat penumpang harus mengeluarkan biaya ekstra.

“Sebelumnya tidak dijelaskan oleh agen pakai surat rapid atau antigen, jadi kami buat surat rapid diklinik. Tapi sewaktu di pelabuhan baru di kasi tau kalau harus swab antigen, jadi kita haru bayar lagi Rp. 150 ribu untuk swab antigen,” ujar salah seorang penumpang.

Hal tersebut membuat biaya yang di keluarkan penumpang membengkak hingga Rp. 650 ribu, dengan rincian rapid test pribadi Rp 90 ribu, harga tiket Rp 410 ribu, dan swab antigen Rp 150 ribu, yang membuat penumpang merasa kesal.

Padahal seharusnya setiap perjalanan sejak tanggal (6/5) hingga (17/5) mengacu pada surat edaran Gubernur nomer 460/SET-STC19/V/2021 yang telah dikeluarkan oleh Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau.

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Anambas belum memberikan jawaban saat di konfirmasi melalui pesan singkat. (Riyandi).

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: