Menu

Mode Gelap
 

Anambas · 12 Jan 2018 WIB

Camat Jemaja Abdullah Sani Turun Langsung Kelokasi Rumah Warga Yang Terkena Longsor


					Camat Jemaja Abdullah Sani Turun Langsung Kelokasi Rumah Warga Yang Terkena Longsor Perbesar

SAMUDERAKEPRI.CO.ID ANAMBAS –  Camat Jemaja Abdullah Sani didampingi oleh Danposal Jemaja, Kapolsek Jemaja, Danramil 04 Letung, Danposal Mangkai, dan Tagana kecamatan Jemaja turun langsung ke Desa Mampok kampung Bayur Kecamatan Jemaja, Jumaat, (12/1/2018)

Abdulah Sani, “Menurut hampir seluruh penuturan warga bahwa kejadian tersebut adalah kejadian yang paling mengerikan dan membuat warga ketakutan terhadap hujan dan tanah longsor yang saat ini terjadi.

Rumah Warga Solikin yang terkena musibah tanah longsor tersebut belum bisa menjelaskan berapa total Kerugian yang dialaminya dikarenakan masih sock dan ketakutan yang mendalam.

Abdullah Sani menghimbau kepada seluruh warga Jemaja agar selalu waspada terkait tanah longsor dan banjir, pihak kecamatan sudah mengkoordinasikan kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Kepulauan Anambas melalui Sekretaris Daerah dan langsung direspon oleh pak Sekda tutur Abdullah Sani.

Kita tinggal menunggu Alat berat menuju ke tempat lokasi terjadinya longsor tersebut, yang mana alat berat yang digunakan milik saudara Ervint Liu pungkasnya.

Sampai saat ini rumah yang terendam Banjir sekitar 225 KK di kecamatan Jemaja Timur Desa Ulu Maras terendam dengan ketinggian 2 meter, sementara 872 Jiwa mengungsi ke rumah saudaranya yang menurut warga dianggap aman dari banjir dan longsor.

Untuk bantuan kemanusiaan berupa makanan dan pakaian sampai saat ini belum didapatkan oleh warga sama halnya dengan tempat pengungsian belum dijumpai ditempat tempat rawan banjir dikarenakan akses jalan terputus, tutur salah satu anggota koramil 04 Letung.

Sementara itu Tagana Kabupaten kepulauan Anambas yang bertugas di lingkungan kecamatan jemaja dan jemaja Timur membagi dua tim yaitu tim pertama berjumlah 7 orang dan stanbay dilokasi di Desa Ulu Maras Jemaja Timur, sementara di kecamatan jemaja atau tim kedua berjumlah 5 orang stanbay di Desa Mampok Jemaja dan didampingi oleh anggota Polsek Jemaja.

Kerugian ditaksir ratusan juta rupiah baik itu dari ternak, tanaman, maupun bangunan milik warga.

Pemerintah Kabupaten Kepulauan Anambas diminta oleh warga agar memfokuskan perhatiannya untuk sementara waktu kepada warga yang tertimpa musibah Banjir dan tanah longsor di Kecamatan Jemaja dan Jemaja Timur. (rm7)

Artikel ini telah dibaca 1 kali

badge-check

Editor

Baca Lainnya

Operasi SAR Lanal Tarempa Jatuhnya ABK Kapal MV Aristodimos Diperairan Anambas

15 Mei 2022 - 21:59 WIB

Silaturahmi Pemkab Anambas di Masjid Agung Baitul Ma’mur

12 Mei 2022 - 18:11 WIB

Bupati Anambas Pimpin Apel Gabungan ASN dan PTT

11 Mei 2022 - 14:16 WIB

Wakil Bupati Anambas Pimpin Rapat Persiapan MTQ Tingkat Provinsi ke IX

11 Mei 2022 - 14:10 WIB

Lanal Tarempa Dukung Penyelenggara Donor Darah di Lanudal Matak

10 Mei 2022 - 17:59 WIB

Fakta Penyaluran Minyak Goreng Curah di Anambas yang Menjadi Cibiran Warga

29 April 2022 - 11:33 WIB

Trending di Anambas