Anambas Samudera Kepri

Bupati Anambas Tinjau Vaksinasi Pelayan Publik di RSUD Tarempa

Bupati Anambas Tinjau Vaksinasi Pelayan Publik di RSUD Tarempa

Anambas, SK.co.id – Bertempat di Unit Pelayanan Terpadu (UPT) Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tarempa, Bupati Kabupaten Kepulauan Anambas (KKA), Abdul Haris SH, tinjau langsung pelaksanaan vaksinasi terhadap staf pelayanan publik dan masyarakat, Kecamatan Siantan. Senin (17/05/2021).

Didampingi Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Kadinkes P2KB) Anambas, Herianto,S.IP serta Sekretaris Daerah (Sekda) Kepulauan anambas, Sahtiar, SH.MM dan Camat Siantan, Rio Rizal, Bupati KKA tiba dilokasi pelaksanaan Vaksinasi tepat pada Jam 08:37 pagi.

Bupati Anambas Tinjau Vaksinasi Pelayan Publik di RSUD Tarempa

Dalam kunjungannya Abdul Haris mengatakan, vaksinasi yang dilakukan terhadap pelayan publik dan masyarakat, merupakan salah satu langkah Pemerintah untuk menuntaskan masalah Covid-19 di Anambas.

“Ini merupakan langkah pemerintah untuk memutus mata rantai penyebaran covid-19 di Anambas. Namun, walaupun kita telah mendapatkan vaksinasi, kita harus tetap menjalankan pratokol kesehatan (Prokes), karena itu adalah salah satu metode atau cara untuk mencegah penyebaran covid-19” ujar Bupati KKA.

Lanjut Haris, masyarakat Anambas yang terpapar Covid-19 harus menjalani isolasi, baik itu secara mandiri maupun di tempat yang telah disediakan oleh pemerintah. Dan kepada Tim Gugus Tugas (Gustu), yang terdiri dari Polri, AD dan instansi lainya agar benar-benar bisa memberikan pemahamam kepada masyarakat untuk menjauhi kerumunan, menjaga jarak serta yang terpenting adalah tetap mematuhi prokes yang telah di tetapkan pemerintah.

Sejalan dengan itu, Kepala Puskesmas Tarempa, Januardi menyampaikan data saat ini penerimaan vaksin jenis Astrazeneca dari Dinas Kesehatan Provinsi Kepulauan Riau (Dinkes Prov Kepri) sebanyak 1.500 vial (MDV), yang nantinya kuota tersebut akan dibagikan sesuai dengan jumlah sasaran dari  masing-masing Kecamatan Se-Anambas.

“Adapun kuota tersebut akan dibagi dengan acuan jumlah sasaran dari usia 18 hingga 59 tahun  yang terdapat di setiap masing masing Kecamatan. Untuk Kecamatan Siantan sejumlah 5000 jiwa, Kecamatan Palmatak 3500 jiwa, Kecamatan Jemaja 2500 jiwa, Kecamatan Jemaja Timur 1000 jiwa, Kecamatan Siantan Tengah 1000 jiwa, Kecamatan. Siantan Timur 1000 jiwa, Kecamatan Siantan Selatan 1000 jiwa
dengan  total sasaran keseluruhan berjumlah 15.000 jiwa” pungkas Januardi.(Red).

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: