Menu

Mode Gelap
 

Anambas · 29 Apr 2022 WIB

Fakta Penyaluran Minyak Goreng Curah di Anambas yang Menjadi Cibiran Warga


					Fakta Penyaluran Minyak Goreng Curah di Anambas yang Menjadi Cibiran Warga Perbesar

Anambas, SK.co.id – Penyaluran minyak goreng Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perdagangan dan Industri  Kabupaten Anambas dianggap kurang koordinasi, banyak masyarakat pulang dengan jerigen yang masih kosong.

Minyak goreng yang di salurkan melalui setiap kecamatan di Anambas termasuk Kecamatan Jemaja ini di bandrol dengan harga Rp14 Ribu.

Diketahui masyarakat berbondong-bondong mendatangi lokasi penyaluran minyak goreng dengan membawa jerigen, namun stok yang tersedia tidak mencukupi untuk dapat di beli oleh masyarakat.

Oleh karena itu sebagian masyarakat terpaksa kembali kerumah dengan jerigen yang kosong.

Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perdagangan dan Industri  Kabupaten Anambas, Masykur mengatakan ini merupakan kegiatan bisnis yang di lakukan oleh salah satu putra daerah.

“Sebenarnya ini bisnis to bisnis tidak menggunakan APBD yang kebetulan distributor nya adalah putra daerah Edi Jafar, jadi kenapa tidak kita bantu,” ungkapnya saat di konfirmasi, Kamis (28/4/2022).

“Ini yang sebenarnya masyarakat tidak tau, makanya banyak yang menyalahkan. Namun kegiatan ini boleh saja melibatkan instansi,” tambahnya.

Hal ini di lakukan instansi terkait bekerjasama dengan TNI Polri sebagai pihak pengamanan untuk menjaga harga agar tidak di mainkan pengecer.

“Kenapa ini di lakukan langsung tidak melalui pedagang eceran, karena jika melalui pedagang eceran pasti mereka ambil untung dan harga pasti bertambah tapi kalau melalui pemerintah kan tidak,” jelasnya.

Namun pada akhirnya kuota yang di sediakan tidak cukup untuk dibagikan kepada masyarakat yang mendatangi lokasi.

“Ini sebenarnya mencoba karena saya juga sudah bilang kalau kuota 2 ribu jerigen ini tak akan cukup, tapi ini kan kan uji coba, tapi pemerintah memang ada program untuk minyak goreng curah ini tapi karena ada putra daerah yang mau membantu tadi kenapa tidak,” tuturnya.

Sementara itu, Camat Jemaja mengungkapkan mengenai jumlah yang di berikan mulai dari 10 hingga 15 liter sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

“Saya memberi masukan sebelum penyaluran, untuk UMKM kasi lah 15 liter untuk Masyarakat yang bukan UMKM 10 liter, tapi karena ketersediaan yang terbatas menjadikan ini sebagai bahan omongan karena tidak semua dapat,” ucap Camat Jemaja, Abdullah Sani.

“Untuk yang saat ini karena masih uji coba sehingga tidak semua masyarakat mendapatkan minyak goreng curah ini. Kedepannya kami akan data ulang masyarakat agar terbagi merata”. Tutupnya. (RP).

Artikel ini telah dibaca 65 kali

badge-check

Editor

Baca Lainnya

Perjuangan BP2KKJ Mendorong Daerah Otonomi Baru Kabupaten Kepulauan Jemaja

6 Juni 2022 - 19:57 WIB

Bupati Anambas Buka Ngopi Pasti dan Launching Inovasi SEPINTAS

30 Mei 2022 - 13:44 WIB

Jajaran Pemkab Anambas Ikuti Sosialisasi BPKP Kepri Tentang Implementasi P3DN

27 Mei 2022 - 13:38 WIB

Lanal Tarempa Sepenuhnya Dukung Pencepatan Vaksinasi di Anambas

21 Mei 2022 - 14:33 WIB

Upacara Hari Kebangkitan Nasional, di Pimpin Langsung Danlanal Tarempa

20 Mei 2022 - 16:21 WIB

Pencanangan BIAN Pemkab Anambas Berpusat di Tarempa

18 Mei 2022 - 13:23 WIB

Trending di Anambas